Tingkatkan Kesiapan Relawan Ambulans, Jasa Raharja Koordinasi Bersama Instansi Terkait di Kabupaten Malang

Tingkatkan Kesiapan Relawan Ambulans, Jasa Raharja Koordinasi Bersama Instansi Terkait di Kabupaten Malang

Malang – Jasa Raharja terus mendorong peningkatan kesiapan relawan ambulans dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi darurat akibat kecelakaan lalu lintas. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait guna membahas pembinaan dan pelatihan bagi relawan ambulans di Kabupaten Malang. Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini melibatkan Satlantas Polres Malang, Dinas Kesehatan, RSUD Kanjuruhan, dan Public Safety Center (PSC) Kabupaten Malang. Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman mengenai kebutuhan pembinaan relawan ambulans serta pentingnya keterampilan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat di lapangan.

Dalam pertemuan tersebut, para pihak membahas rencana pembinaan dan pelatihan yang dapat diberikan kepada relawan ambulans. Pembinaan diperlukan agar relawan memiliki pengetahuan yang memadai ketika menghadapi situasi darurat serta dapat menjalankan perannya dengan baik saat membantu proses penanganan korban.

Selain membahas pelatihan, koordinasi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi antarpihak yang terlibat dalam pelayanan kegawatdaruratan. Dengan adanya koordinasi yang baik, proses penanganan di lapangan diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan setiap pihak dapat memahami peran masing-masing.

Jasa Raharja menilai keberadaan relawan ambulans memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Relawan yang memiliki kesiapan dan pemahaman yang baik dapat membantu memberikan pertolongan awal sebelum korban memperoleh penanganan medis lebih lanjut di fasilitas kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja bersama Satlantas Polres Malang, Dinas Kesehatan, RSUD Kanjuruhan, dan PSC Kabupaten Malang berupaya membangun langkah bersama dalam meningkatkan kemampuan relawan ambulans. Hasil koordinasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk pelaksanaan pembinaan dan pelatihan yang lebih terarah, sehingga pelayanan kepada masyarakat dalam kondisi darurat dapat semakin baik.