Minyak Dunia Kembali Menguat, Harga Brent Capai USD84 per Barel

Minyak Dunia Kembali Menguat, Harga Brent Capai USD84 per Barel

Harga minyak dunia kembali menguat pada Senin, 10 Agustus 2026, di tengah ketidakpastian pembukaan kembali Selat Hormuz dan meningkatnya risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Mengutip Investing.com, harga minyak mentah Brent berjangka naik 1,1 persen menjadi USD84,45 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 1,2 persen menjadi USD78,18 per barel. Harga Brent bahkan telah naik lebih dari 5 persen dalam tiga sesi perdagangan sebelumnya.

Pelaku pasar masih mencermati rencana pembukaan Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan minyak dunia. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut kesepakatan dengan Oman terkait jalur pelayaran di selat tersebut hampir final. Namun, kesepakatan itu belum menjamin pembukaan penuh Selat Hormuz.

Iran menetapkan sejumlah syarat, termasuk penghentian blokade angkatan laut Amerika Serikat, pencabutan sanksi, serta kompensasi atas kerusakan akibat perang. Kondisi tersebut membuat aktivitas pelayaran di Selat Hormuz masih terbatas.

Risiko pasokan juga meningkat setelah kelompok Houthi yang didukung Iran mengklaim serangan terhadap infrastruktur energi Arab Saudi. Serangan terhadap fasilitas minyak di Jazan menimbulkan kekhawatiran konflik dapat meluas dan mengganggu jalur ekspor energi lainnya.

Di sisi lain, sebagian risiko pasokan mulai mereda setelah Ukraina menyepakati tidak menargetkan kapal tanker minyak non-Rusia tertentu dan infrastruktur energi Laut Hitam yang digunakan untuk ekspor minyak Kazakhstan.

Meski demikian, gangguan di Selat Hormuz, Laut Merah, dan Laut Hitam membuat pasar minyak masih menghadapi ketidakpastian. Pelaku pasar diperkirakan terus mencermati perkembangan geopolitik yang dapat memengaruhi pasokan minyak global.