Emas Dunia Menguat, Harga Tembus USD4.360 per Troy Ons

Emas Dunia Menguat, Harga Tembus USD4.360 per Troy Ons

Harga emas dunia mengawali pekan dengan penguatan signifikan setelah berhasil bangkit dari level psikologis USD4.000 per troy ons. Mengutip Fxleaders.com, Senin, 10 Agustus 2026, harga emas menembus USD4.360 per troy ons, sekaligus menjadi level tertinggi dalam tujuh pekan.

Penguatan emas didorong oleh pelemahan dolar AS serta data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan. Pada Juli, jumlah pekerjaan nonpertanian AS justru turun 23 ribu, berbanding ekspektasi pasar yang memperkirakan penambahan sekitar 80 ribu pekerjaan.

Kondisi tersebut membuat pasar meningkatkan ekspektasi terhadap kemungkinan kebijakan Federal Reserve yang lebih longgar, termasuk peluang penurunan suku bunga. Harga emas bahkan tercatat naik hampir 10 persen dalam sepekan.

Pemulihan dari level USD4.000 juga menunjukkan momentum emas masih cukup kuat. Penurunan suku bunga dan imbal hasil obligasi AS dapat meningkatkan daya tarik emas karena mengurangi biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Data Inflasi AS Jadi Perhatian

Perhatian investor selanjutnya tertuju pada data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat yang dijadwalkan dirilis pada Rabu. Pasar memperkirakan CPI utama naik 0,1 persen secara bulanan pada Juli, sedangkan inflasi inti diproyeksikan meningkat 0,2 persen.

Jika inflasi lebih rendah dari perkiraan, ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed berpotensi semakin kuat dan mendukung harga emas. Sebaliknya, inflasi yang lebih tinggi dapat membuat The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama sehingga berpotensi membatasi kenaikan harga emas.