Emas Dunia Kembali Menguat di Tengah Ketidakpastian Global

Emas Dunia Kembali Menguat di Tengah Ketidakpastian Global

Harga emas dunia kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah sempat tergelincir pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini terjadi seiring investor yang mencermati komentar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidato kenegaraannya.

Mengutip Yahoo Finance, Kamis, 26 Februari 2026, harga emas berjangka sebagai patokan harga emas dunia untuk kontrak beli atau jual di masa depan naik 0,6 persen menjadi USD5.205,80 per ons. Sementara itu, harga emas spot sebagai harga pasar saat ini naik 0,7 persen menjadi USD5.180,91 per ons.

Dalam pidatonya pada Selasa malam, Trump membela tarif yang diberlakukannya dan menyatakan bahwa tidak akan ada perubahan karena seluruh kesepakatan telah selesai. Presiden juga mengecam keterlibatan Mahkamah Agung yang memutuskan untuk menentang tarif berbasis luas yang diberlakukannya.

Beberapa jam setelah Mahkamah Agung AS menyatakan tarif global tersebut melanggar hukum, Trump mengumumkan kebijakan baru berupa bea masuk 10 persen dengan menggunakan wewenang berdasarkan Pasal 122 Undang-Undang Perdagangan tahun 1974. Ia bahkan mengancam akan menaikkan tarif tersebut menjadi 15 persen, meskipun hingga kini belum secara resmi diberlakukan.

Gedung Putih dilaporkan tengah menyiapkan perintah resmi untuk menaikkan tarif global menjadi 15 persen, sementara tarif 10 persen telah mulai berlaku sejak Selasa.

Meningkatnya kembali ketidakpastian perdagangan global mendorong permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Kondisi ini membuat harga emas dunia bergerak naik karena investor mencari perlindungan dari potensi gejolak ekonomi dan risiko kebijakan perdagangan internasional.

Dikutip dari metrotvnews.com