Bangun Karakter Tertib Sejak Dini, Jasa Raharja dan Dishub Sukoharjo Edukasi Siswa SMPN 6

Bangun Karakter Tertib Sejak Dini, Jasa Raharja dan Dishub Sukoharjo Edukasi Siswa SMPN 6

Sukoharjo – PT Jasa Raharja Cabang Sukoharjo bersinergi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas di SMP Negeri 6 Sukoharjo, Kamis (16/4). Langkah preventif ini bertujuan menanamkan budaya tertib di jalan raya kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Kegiatan ini menitikberatkan pada pembentukan karakter siswa agar memiliki kesadaran tinggi terhadap risiko di jalan raya. Mengingat fase remaja merupakan masa krusial dalam pembentukan pola pikir, edukasi dini diharapkan mampu mencetak individu yang mengutamakan keselamatan bagi diri sendiri maupun orang lain.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Jasa Raharja Cabang Sukoharjo, Arvian Riza Yudhawan, menjelaskan bahwa selain edukasi perilaku, masyarakat juga perlu memahami aspek perlindungan hukum melalui Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

“Kami mengimbau masyarakat, termasuk orang tua siswa, untuk senantiasa melakukan pembayaran pajak kendaraan tepat waktu. Di dalam pajak tersebut terdapat komponen SWDKLLJ yang dikelola Jasa Raharja untuk memberikan kepastian santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kepatuhan administrasi kendaraan berbanding lurus dengan kepastian jaminan perlindungan negara. Melalui pembayaran SWDKLLJ, masyarakat turut bergotong-royong dalam meringankan beban sesama yang mengalami musibah di jalan raya.

Pelajar Sebagai Pelopor Keselamatan Perwakilan Dishub Sukoharjo dalam materi sosialisasinya menekankan bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai pelopor keselamatan. Dengan memahami etika berlalu lintas dan rambu-rambu sejak dini, siswa diharapkan dapat menjadi pengingat (agent of change) bagi lingkungan keluarga dan teman sebaya.

Sosialisasi dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan simulasi sederhana. Hal ini dilakukan agar pesan mengenai risiko kecelakaan dan pentingnya penggunaan alat keselamatan dapat diterima dengan efektif oleh para siswa.

Pihak SMP Negeri 6 Sukoharjo menyambut positif inisiatif ini. Mengingat tingginya mobilitas usia muda, edukasi formal mengenai keselamatan jalan raya dinilai sangat relevan untuk menekan angka fatalitas kecelakaan yang melibatkan pelajar di wilayah Sukoharjo.