Bintang tim nasional Prancis, Kylian Mbappé, melontarkan kritik keras kepada senator Paraguay, Celeste Amarilla, setelah sang politikus mengunggah pernyataan bernada rasial di media sosial menyusul pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026.
Melalui akun media sosial X miliknya, Mbappe menyebut Amarilla sebagai sosok yang tidak pantas menduduki jabatan publik dan menegaskan bahwa pernyataan senator tersebut tidak mewakili rakyat Paraguay.
“Ibu Celeste Amarilla, Anda adalah seorang perempuan hina yang tidak layak menduduki jabatan Anda,” tulis Mbappe dalam unggahannya yang disertai foto Amarilla pada Selasa (7/7/2026) WIB.
Mbappe menilai pernyataan bernada rasial yang dilontarkan Amarilla telah mencoreng citra Paraguay di mata dunia. Menurutnya, tindakan tersebut justru mengalihkan perhatian publik dari perjuangan tim nasional Paraguay yang telah menunjukkan semangat dan sportivitas sepanjang turnamen.
Pemain berusia 27 tahun itu juga menegaskan tidak akan membiarkan pihak mana pun menggunakan platform publik untuk menyebarkan kebencian maupun diskriminasi rasial.
Kontroversi tersebut bermula setelah Amarilla mengunggah komentar yang menyebut Mbappe sebagai “seorang Kamerun terjajah, yang mati-matian ingin diakui sebagai seorang Prancis” tidak lama setelah Prancis menyingkirkan Paraguay dari babak 16 besar.
Menanggapi insiden tersebut, French Football Federation (FFF) mengecam keras pernyataan Amarilla dan menyebutnya sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.
FFF menyatakan akan menempuh jalur hukum terkait dugaan ujaran rasial tersebut. Federasi juga menyampaikan dukungan penuh kepada Mbappe sebagai korban serangan diskriminatif serta menegaskan komitmennya dalam memerangi segala bentuk rasialisme dan diskriminasi.
“Pernyataan ini membuat malu mereka yang melontarkan dan menyebarkannya. Pemain tim nasional Prancis adalah wakil Prancis, ini negara kami yang dihina,” demikian pernyataan FFF.
Di lapangan, Mbappe menjadi pahlawan kemenangan Prancis atas Paraguay setelah mencetak satu-satunya gol melalui eksekusi penalti pada babak 16 besar.
Selanjutnya, Prancis akan menghadapi Tim nasional sepak bola Maroko pada pertandingan perempat final yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gillette, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) WIB.
