SEMARANG – Meningkatkan kepatuhan pajak sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Samsat Semarang III bersama Jasa Raharja dan Rumah Sakit (RS) Samsoe Hidayat menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan, kesamsatan, dan pelayanan Samsat Keliling (Samkel). Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (19/6) ini menyasar ratusan pengunjung dan staf rumah sakit.
Direktur Pelayanan Medis RS Samsoe Hidayat, dr. Yonathan Ardhana Christanto, M.K.M., menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, kehadiran layanan Samkel sangat membantu dalam mengedukasi serta memfasilitasi masyarakat untuk tertib administrasi kendaraan.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari sekitar 200 tamu undangan yang hadir. Salah satu warga, Agnesia, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan terpadu ini. Selain mendapatkan informasi kesamsatan dan Jasa Raharja, warga juga bisa menikmati fasilitas konsultasi kesehatan gratis, cendera mata, hingga membayar pajak kendaraan langsung di lokasi melalui armada Samkel yang disediakan. Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 11 wajib pajak langsung memanfaatkan layanan.
Di tempat terpisah, Kepala Cabang Jasa Raharja Semarang, Manggala Aji Mukti, menjelaskan bahwa dalam setiap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Samsat, terdapat komponen Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Beliau menyampaikan, dana SWDKLLJ tersebut merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 yang berfungsi sebagai dana santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan.
“SWDKLLJ yang tercantum dan dibayarkan masyarakat bersamaan dengan pajak kendaraan di Samsat ini esensinya adalah dana gotong royong yang akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan secara tepat waktu,” ujarnya. Melalui sinergi kepatuhan pajak dan kemudahan layanan ini, diharapkan kesadaran warga Semarang dalam memenuhi kewajiban kesamsatan terus meningkat, yang pada akhirnya akan memaksimalkan perlindungan dasar bagi pengguna jalan.
