Dukung Perjalanan Aman, Jasa Raharja Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Terminal Tingkir

Dukung Perjalanan Aman, Jasa Raharja Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Terminal Tingkir

Salatiga – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Tengah bersama Biddokkes Polda Jawa Tengah menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis melalui program Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL) di Terminal Tingkir, Kota Salatiga, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif Jasa Raharja dalam mendukung keselamatan transportasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Layanan kesehatan diberikan langsung oleh dokter dan perawat dari Biddokkes Polda Jawa Tengah. Masyarakat yang beraktivitas di Terminal Tingkir, mulai dari penumpang, awak angkutan umum hingga petugas terminal, dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan dengan dokter, serta pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan dan kebutuhan peserta. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan sekaligus melakukan deteksi dini terhadap keluhan kesehatan yang dialami.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para pelaku transportasi. Pemeriksaan kesehatan dinilai penting, khususnya bagi pengemudi dan awak angkutan umum yang memiliki mobilitas tinggi serta membutuhkan kondisi fisik dan konsentrasi yang prima selama menjalankan aktivitas.

Dalam kesempatan terpisah Kepala Kantor Wilayah Utama PT Jasa Raharja Jawa Tengah, Triadi, S.H., M.H., QCRO, mengatakan aspek kesehatan memiliki keterkaitan erat dengan keselamatan dalam berlalu lintas.

“Melalui program MUKL, kami berupaya memberikan akses pemeriksaan kesehatan yang mudah bagi masyarakat, khususnya para pengguna dan pelaku transportasi. Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya, karena kesehatan yang terjaga merupakan salah satu modal penting untuk menciptakan perjalanan yang aman dan selamat,” ujarnya.

Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Jasa Raharja untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum. Salah satunya melalui pemenuhan kewajiban Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU).

SWDKLLJ merupakan bagian dari dana pertanggungan wajib kecelakaan lalu lintas jalan yang memberikan manfaat berupa santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan yang memenuhi ketentuan. Sementara IWKBU berkaitan dengan perlindungan bagi penumpang angkutan umum melalui program pertanggungan wajib kecelakaan penumpang.

Pemenuhan kewajiban SWDKLLJ dan IWKBU turut mendukung keberlangsungan program perlindungan tersebut. Dengan pembayaran yang dilakukan sesuai ketentuan, masyarakat turut berkontribusi dalam memastikan tersedianya dana untuk memberikan santunan kepada korban kecelakaan yang berhak, sehingga perlindungan dasar dapat diberikan ketika masyarakat menghadapi musibah kecelakaan.

Khusus bagi awak dan pengguna angkutan umum, pemahaman mengenai IWKBU menjadi penting karena perlindungan tersebut merupakan bagian dari sistem pertanggungan wajib bagi penumpang angkutan umum. Sementara bagi pemilik atau pengguna kendaraan bermotor, kepatuhan memenuhi SWDKLLJ menjadi bagian dari tertib administrasi sekaligus mendukung keberlanjutan perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan.

Kolaborasi Jasa Raharja dan Biddokkes Polda Jawa Tengah dalam pelaksanaan MUKL diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Upaya tersebut tidak hanya memberikan akses pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memperkuat edukasi bahwa keselamatan transportasi dapat dimulai dari kondisi tubuh yang sehat dan kesiapan dalam melakukan perjalanan.

Melalui layanan kesehatan gratis di Terminal Tingkir, Jasa Raharja terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat budaya kesehatan, keselamatan, dan kepedulian dalam ekosistem transportasi.