Kepala Jasa Raharja Bengkulu Kunjungi Bapenda Provinsi, Bahas Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Daerah

Kepala Jasa Raharja Bengkulu Kunjungi Bapenda Provinsi, Bahas Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Daerah

Bengkulu — Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Bengkulu, Cynthia Eveline Jonathans, S.S., M.M., melakukan kunjungan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas berbagai hal terkait pelayanan kepada masyarakat dan optimalisasi pendapatan daerah. pada 8 September 2026

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Bapenda Provinsi Bengkulu, Riki Harianton, di Kantor Bapenda Provinsi Bengkulu.

Dalam pertemuan tersebut, Cynthia menyampaikan pentingnya komunikasi dan hubungan kerja yang baik antara Jasa Raharja dan Bapenda Provinsi Bengkulu, khususnya dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat melalui Tim Pembina Samsat.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap hubungan kerja yang selama ini telah berjalan dapat terus terjaga dengan baik. Yang paling utama adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan dan berbagai program yang berkaitan dengan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan dapat berjalan optimal,” ujar Cynthia.

Sementara itu, Riki Harianton menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta komitmen Jasa Raharja dalam mendukung pelaksanaan pelayanan Samsat di Provinsi Bengkulu.

Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk membahas langkah-langkah yang dapat dilakukan bersama dalam mendukung optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pembayaran pajak kendaraan.

Melalui kunjungan tersebut, Jasa Raharja Bengkulu dan Bapenda Provinsi Bengkulu diharapkan dapat terus menjaga komunikasi serta membangun langkah bersama yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kepatuhan masyarakat.