Ekspansi kuliner khas Indonesia ke luar negeri menunjukkan hasil positif. Hal itu terlihat dari tingginya animo masyarakat Beckenham, London, terhadap Kelapa Gading Restaurant yang berada di London Borough of Bromley.
Perwakilan manajemen Kelapa Gading Restaurant Fachri Iryansyah Ichiro mengatakan lebih dari 90 persen pelanggan restoran tersebut berasal dari pasar lokal. Menurutnya, tingginya pelanggan lokal menjadi salah satu indikator penting penerimaan kuliner Indonesia di Inggris.
Pada tahun pertama operasional, Kelapa Gading Restaurant telah memperoleh lebih dari 400 ulasan di Google dengan rating 4,9 dari 5. Restoran tersebut juga mencatat omzet tahunan sekitar 225.000 hingga 250.000 poundsterling.
Restoran yang didirikan Erwin Krisna Murti itu mengusung visi memperkenalkan dan mengembangkan kuliner Indonesia di pasar Inggris. Sejak awal, bisnis dirancang untuk menarik masyarakat lokal tanpa menghilangkan karakter dan identitas kuliner Indonesia.
Memasuki fase pertumbuhan berikutnya, Kelapa Gading Restaurant memperkuat sistem operasional, sumber daya manusia, standar pelayanan, pengelolaan keuangan, dan customer experience. Langkah tersebut dilakukan agar kualitas dan standar merek tetap terjaga saat bisnis berkembang.
Sejalan dengan rencana ekspansi, Kelapa Gading Restaurant juga membuka peluang kemitraan strategis dan investasi untuk mendukung pengembangan bisnis di Inggris. Ekspansi akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan lokasi, SDM, operasional, kebutuhan modal, serta kemampuan menjaga standar produk dan layanan.
