PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menyalurkan pembiayaan sebesar Rp485,5 miliar kepada PT Bogor Kardia Indonesia untuk pengembangan fasilitas layanan kesehatan berupa rumah sakit khusus jantung di wilayah Bogor.
Presiden Direktur/CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, menyampaikan bahwa dukungan terhadap sektor kesehatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat infrastruktur sosial yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
“Dukungan terhadap sektor kesehatan merupakan bagian dari komitmen IIF dalam memperkuat infrastruktur sosial yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 16 April 2026.
Pembiayaan ini bertujuan untuk meningkatkan akses serta kualitas layanan kesehatan, khususnya pada layanan kardiovaskular bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya. Rumah sakit ini dirancang memiliki kapasitas hingga 98 tempat tidur serta dilengkapi dengan fasilitas medis unggulan seperti catheterization laboratory (cath lab) dan layanan radioterapi.
Kehadiran rumah sakit jantung ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rujukan layanan kesehatan ke Jakarta maupun ke luar negeri. Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien dengan penyakit jantung yang membutuhkan tindakan medis cepat dan terintegrasi.
Selama 16 tahun beroperasi, IIF terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan guna memenuhi kebutuhan klien di sektor infrastruktur. Hal ini mencakup peningkatan standar sosial dan lingkungan, sehingga mampu memenuhi tolok ukur internasional.
Selain itu, IIF juga menawarkan variasi produk pembiayaan yang lebih beragam, suku bunga yang kompetitif, serta kemampuan menyediakan pendanaan jangka panjang yang sesuai dengan kebutuhan proyek infrastruktur.
Sebagai katalis pembangunan infrastruktur berkelanjutan, IIF telah berkontribusi dalam penyediaan fasilitas kesehatan melalui dukungan pembangunan dan pengembangan rumah sakit dengan total kapasitas mencapai 1.051 tempat tidur yang melayani ratusan ribu pasien setiap tahunnya.
Melalui pembiayaan ini, IIF berharap dapat terus mendorong pemerataan akses layanan kesehatan berkualitas di berbagai wilayah Indonesia, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.
