Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Kamis (30/7/2026) di zona hijau. Pada pembukaan sesi pertama, IHSG menguat 18,89 poin atau 0,31 persen ke level 6.110,283.
Sementara itu, Indeks LQ45 yang berisi kelompok saham unggulan juga mencatatkan kenaikan sebesar 2,52 poin atau 0,42 persen ke posisi 609,04.
Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.30 WIB, penguatan IHSG semakin berlanjut. Indeks naik 41,292 poin atau 0,68 persen ke level 6.132,679.
Selama perdagangan pagi, IHSG bergerak pada rentang 6.106 hingga 6.133.
Mayoritas Saham Menguat
Penguatan indeks didukung oleh mayoritas saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Tercatat sebanyak 404 saham mengalami kenaikan, sementara 148 saham melemah dan 173 saham lainnya bergerak stagnan.
Nilai transaksi hingga pukul 09.30 WIB mencapai Rp2,301 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 5,472 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat sebesar Rp10.749,943 triliun.
Sentimen Global Masih Beragam
Samuel Sekuritas dalam riset hariannya menyebut pasar saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Rabu (29/7/2026).
Indeks Dow Jones turun 2,19 persen, diikuti S&P 500 yang melemah 1,52 persen dan Nasdaq yang terkoreksi 2,06 persen. Pelemahan tersebut dipicu aksi jual investor setelah Federal Reserve memutuskan mempertahankan suku bunga acuan.
Di kawasan Asia, pergerakan bursa berlangsung bervariasi. Indeks Hang Seng menguat 1,96 persen, Shanghai Composite naik 0,40 persen, sedangkan Nikkei ditutup turun 1,49 persen.
Sementara itu, IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah 0,64 persen ke level 6.091,39. Meski demikian, investor asing masih mencatatkan aksi beli bersih (foreign net buy) sebesar Rp8,97 triliun.
IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways
Pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, bursa regional kembali menunjukkan arah yang beragam. Indeks Kospi dibuka melemah 0,75 persen, sedangkan Nikkei mengawali perdagangan dengan kenaikan 0,85 persen.
Melihat kondisi tersebut, Samuel Sekuritas memperkirakan IHSG masih akan bergerak dalam pola sideways sepanjang perdagangan hari ini.
“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di tengah momentum pembukaan pasar regional yang beragam,” tulis analis Samuel Sekuritas dalam riset hariannya.
Pelaku pasar diperkirakan masih mencermati perkembangan sentimen global, termasuk arah kebijakan bank sentral utama dunia serta pergerakan bursa saham regional yang berpotensi memengaruhi laju IHSG hingga penutupan perdagangan.
