Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (30/7/2026). Penguatan ini didorong oleh optimisme pelaku pasar meski sentimen global masih dibayangi keputusan Federal Reserve (The Fed) yang mempertahankan suku bunga acuan.
Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.30 WIB, IHSG naik 41,292 poin atau 0,68 persen ke level 6.132,679. Sepanjang sesi pagi, indeks bergerak di kisaran level tertinggi 6.133 dan terendah 6.106.
Kinerja positif IHSG terjadi setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya, Rabu (29/7/2026), indeks terkoreksi 0,64 persen ke level 6.091. Pelemahan tersebut sejalan dengan aksi jual bersih (net sell) investor asing di pasar reguler yang mencapai Rp183 miliar.
Wall Street Melemah Usai The Fed Tahan Suku Bunga
Riset harian BNI Sekuritas mencatat mayoritas indeks utama Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu (29/7/2026). Tekanan datang setelah Federal Reserve memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50 hingga 3,75 persen.
Selain itu, pelemahan saham-saham sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI) menjelang laporan keuangan Microsoft dan Meta Platforms turut membebani pergerakan pasar saham Amerika Serikat.
Indeks S&P 500 turun 1,52 persen, Nasdaq melemah 1,74 persen, sedangkan Dow Jones Industrial Average terkoreksi 2,19 persen.
Keputusan The Fed juga diwarnai perbedaan pandangan di internal Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), di mana tiga dari 12 anggotanya menyampaikan dissenting opinion terhadap kebijakan suku bunga yang dipertahankan.
Bursa Asia Mayoritas Menguat
Di kawasan Asia, mayoritas indeks saham berhasil menguat setelah sempat mengalami tekanan sehari sebelumnya.
Hang Seng Hong Kong naik sekitar dua persen, CSI 300 China menguat 0,67 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 1,02 persen.
Sementara itu, pasar Jepang bergerak bervariasi dengan Nikkei 225 turun 1,49 persen, sedangkan Topix menguat 0,26 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi anjlok enam persen dan Kosdaq melemah 6,1 persen.
Melihat perkembangan tersebut, Senior Analyst Retail Research BNI Sekuritas Kevin Juido Hutabarat memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan atau rebound pada perdagangan hari ini.
Menurutnya, IHSG memiliki level support di 6.087 dan 6.030, sementara level resistance berada di 6.110 dan 6.170.
Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Hari Ini
BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham yang layak dicermati oleh investor pada perdagangan Kamis (30/7/2026), yakni ENRG, MEDC, AKRA, ESSA, AADI, dan ISAT.
Berikut trading plan yang direkomendasikan:
- ENRG: Spec Buy di area Rp1.210-Rp1.225, cut loss di bawah Rp1.200, target Rp1.250-Rp1.270.
- MEDC: Spec Buy di area Rp1.220-Rp1.230, cut loss di bawah Rp1.210, target Rp1.250-Rp1.290.
- AKRA: Spec Buy di area Rp1.440-Rp1.465, cut loss di bawah Rp1.440, target Rp1.480-Rp1.510.
- ESSA: Spec Buy di area Rp600-Rp615, cut loss di bawah Rp600, target Rp630-Rp660.
- AADI: Spec Buy di area Rp8.650-Rp8.850, cut loss di bawah Rp8.500, target Rp9.000-Rp9.100.
- ISAT: Spec Buy di area Rp1.880-Rp1.900, cut loss di bawah Rp1.860, target Rp1.920-Rp1.950.
Pelaku pasar diperkirakan akan terus mencermati perkembangan kebijakan moneter global, pergerakan bursa regional, serta arus dana asing yang masih menjadi faktor utama penentu arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek.
