Si Jago Merah Mengamuk di Tambora, Ratusan Warga Terdampak

Si Jago Merah Mengamuk di Tambora, Ratusan Warga Terdampak

Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Krendang Barat, Kecamatan Tambora, Kamis malam, 28 Mei 2026. Peristiwa tersebut menghanguskan puluhan bangunan dan memaksa ratusan warga meninggalkan tempat tinggal mereka untuk mencari perlindungan sementara.

Api mulai berkobar sekitar pukul 19.51 WIB di wilayah RT 12 RW 05, Kelurahan Krendang. Kondisi permukiman yang padat serta dominasi bangunan semi permanen berbahan kayu membuat api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.

Berdasarkan laporan di lapangan, area terdampak meliputi RT 10, 11, dan 12 di RW 05 serta RT 13 RW 04.

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat mengerahkan sedikitnya 21 unit mobil pemadam kebakaran untuk melokalisir api agar tidak meluas ke area lain.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 23.20 WIB.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara menyebutkan kebakaran dipicu korsleting listrik dari kipas angin di sebuah kontrakan petak lantai dua milik warga.

Sedikitnya 33 rumah warga yang juga difungsikan sebagai tempat usaha dilaporkan ludes terbakar. Mayoritas bangunan terdampak merupakan kontrakan petak berukuran sekitar 2,5 x 3 meter dengan material semi permanen.

Data posko pengungsian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jakarta mencatat sekitar 50 kepala keluarga atau sekitar 200 jiwa terdampak langsung akibat kebakaran tersebut.

Para pengungsi sementara ini tersebar di sejumlah titik pengungsian, termasuk musala dan rumah kerabat terdekat.

Salah seorang warga terdampak bernama Kabuy mengatakan api merambat sangat cepat hanya dalam waktu sekitar 10 menit. Ia juga mengungkapkan sempat terdengar suara ledakan saat kebakaran terjadi.

“Memang sempat ada ledakan di sumber api di kamar yang pertama kali kejadian. Namun warga belum bisa menyimpulkan sebab masih dalam penanganan aparat,” ujar Kabuy yang dikutip Metro Pagi Primetime pada Jumat, 29 Mei 2026.

Kabuy menyebut para korban kebakaran saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa pakaian, selimut, perlengkapan sekolah, bahan makanan pokok, kebutuhan bayi, obat-obatan, hingga air bersih.

Saat ini warga mulai berupaya mengais puing-puing sisa kebakaran untuk menyelamatkan barang berharga yang masih bisa digunakan, sementara petugas terus melakukan pendataan dan penanganan pasca-bencana.