Semarang – Tim Pembina Samsat Semarang I melaksanakan pelayanan Samsat melalui program Naliko di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, pada Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan mendekatkan akses pelayanan administrasi kendaraan bermotor kepada masyarakat, mendorong kepatuhan dalam memenuhi kewajiban kendaraan, serta mendukung pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelaksanaan layanan yang bersamaan dengan kegiatan bazar UMKM di wilayah Kecamatan Pedurungan.
Pelayanan Naliko menjadi salah satu bentuk inovasi pelayanan Samsat yang dihadirkan lebih dekat dengan masyarakat. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh akses untuk memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor tanpa harus selalu datang ke kantor Samsat. Kehadiran layanan di tingkat kecamatan juga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun jarak dalam mengakses pelayanan administrasi kendaraan.
Kegiatan pelayanan Naliko ini turut dihadiri oleh Camat Pedurungan, Nurul Hidayati, S.IP., M.Sos. Kehadiran Camat Pedurungan menjadi bentuk dukungan pemerintah wilayah terhadap upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin dekat, mudah, dan dapat dijangkau oleh masyarakat. Sinergi antara Tim Pembina Samsat dan pemerintah kecamatan juga menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi mengenai kewajiban administrasi kendaraan kepada masyarakat secara lebih luas.
Selain menghadirkan pelayanan administrasi kendaraan bermotor, kegiatan Naliko kali ini berlangsung bersamaan dengan bazar UMKM. Pelaksanaan kedua kegiatan tersebut menciptakan ruang yang tidak hanya memberikan kemudahan pelayanan publik, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Bazar menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk kepada masyarakat yang hadir, sehingga kegiatan pelayanan Samsat dapat berjalan berdampingan dengan upaya pemberdayaan ekonomi lokal.
Kolaborasi antara pelayanan Samsat dan kegiatan UMKM tersebut mencerminkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat secara lebih luas kepada masyarakat. Pemerintah dan instansi terkait tidak hanya berupaya meningkatkan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor, tetapi juga turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui ruang promosi dan interaksi yang melibatkan pelaku UMKM.
Sebagai bagian dari Tim Pembina Samsat, Jasa Raharja berperan dalam mendukung pelayanan administrasi kendaraan bermotor sekaligus memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Salah satu bentuk perlindungan tersebut berkaitan dengan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), yang dibayarkan sesuai ketentuan oleh pemilik atau pengusaha kendaraan bermotor. SWDKLLJ mendukung pemberian santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang memenuhi persyaratan, termasuk santunan bagi korban meninggal dunia dan biaya perawatan bagi korban luka-luka sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, pemenuhan kewajiban kendaraan tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari sistem perlindungan dasar bagi masyarakat dalam menghadapi risiko kecelakaan lalu lintas.
Melalui pelayanan Naliko, Tim Pembina Samsat Semarang I terus mendorong masyarakat untuk lebih tertib dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Kehadiran layanan yang lebih dekat dengan lingkungan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bahwa pembayaran pajak kendaraan dan pemenuhan kewajiban lainnya merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai pemilik kendaraan. Di sisi lain, pelayanan yang mudah diakses diharapkan mampu memberikan pengalaman pelayanan publik yang semakin praktis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan di Kecamatan Pedurungan juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Tim Pembina Samsat dengan pemerintah wilayah serta masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan pelayanan dan edukasi yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas. Dengan pendekatan pelayanan yang dekat dan kolaboratif, masyarakat diharapkan semakin mudah mendapatkan informasi sekaligus memenuhi kewajibannya.
Tim Pembina Samsat Semarang I berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik, meningkatkan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor, serta mendukung kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku UMKM, kegiatan seperti Naliko diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan pelayanan yang mudah dijangkau sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Semarang.
