Boyolali – Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih marak terjadi, Jasa Raharja bersama Dinas Perhubungan (Dishub), DPUPR, dan Satlantas Polres Boyolali menggelar Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) di ruang Unit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Senin (24/8/2026).
Pertemuan lintas instansi ini dirancang untuk merumuskan langkah strategis dan upaya pencegahan kecelakaan, khususnya di titik-titik rawan wilayah Kabupaten Boyolali. Salah satu terobosan utama yang disepakati adalah pelaksanaan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili melalui Pemberdayaan Aparatur Kecamatan dan Kelurahan. Program ini secara khusus melibatkan para perangkat desa yang berada di kawasan dengan tingkat kecelakaan tinggi untuk mengedukasi masyarakat setempat secara langsung.
Selain penguatan edukasi berbasis domisili, Jasa Raharja juga mengambil langkah preventif fisik dengan memasang sejumlah rambu imbauan di titik-titik rawan guna meminimalisir potensi kecelakaan di jalan raya.
Penanggung Jawab Jasa Raharja Kabupaten Boyolali, Rio Aditiya, menegaskan pentingnya kolaborasi dan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Dalam kesempatan tersebut, Rio juga mengingatkan peran utama Jasa Raharja dalam memberikan jaminan sosial bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum sesuai amanat UU No. 33 dan UU No. 34 Tahun 1964.
“Kami terus mengimbau masyarakat agar senantiasa tertib berlalu lintas dan berhati-hati saat berkendara. Di samping itu, kami mengimbau para pemilik kendaraan untuk memanfaatkan Program Diskon Pajak 5% di Samsat Boyolali yang berlaku pada 20 Februari hingga 31 Desember 2026. Pembayaran kini juga sudah bisa dilakukan 30 hari sebelum jatuh tempo,” ujar Rio.
Melalui penyelenggaraan FLLAJ secara rutin dan bersinergi, seluruh pihak berharap angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Boyolali dapat ditekan secara signifikan.
